Pages

Kamis, 24 Februari 2011

TALKING TO THE MOON


I know you’re somewhere out there
Somewhere far away
I want you back
I want you back

My neighbors think I’m crazy
But they don’t understand
You’re all I have
You’re all I have

At night when the stars
Light on my room
I sit by myself

Talking to the moon, tryin’ to get to you
In hopes you’re on the other side talking to me too
Oh, am I a fool who sits alone talking to the moon

I’m feeling like I’m famous
The talk of the town
They say I’ve gone mad
Yeah, I’ve gone mad

But they don’t know what I know
‘Cause when the sun goes down
Someone’s talking back
Yeah, they’re talking back

At night when the stars
Light on my room
I sit by myself

Talking to the moon, tryin’ to get to you
In hopes you’re on the other side talking to me too
Oh, am I a fool who sits alone talking to the moon

Do you ever hear me calling?
‘Cause every night
I’m talking to the moon, still tryin’ to get to you
In hopes you’re on the other side talking to me too
Oh, am I a fool who sits alone talking to the moon

I know you’re somewhere out there
Somewhere far away

Rabu, 23 Februari 2011

 KAMBING JANTAN
01:36

Selepas SMU, Dika (Raditya Dika), yang juga dipanggil Kambing, harus melanjutkan pendidikan di Adelaide, Australia, mengambil major finance yang tidak sesuai minatnya. Maka dimulailah perjalanan Dika mencari jati diri: apa yang ingin dia lakukan dalam hidupnya sebenarnya?
Ketika dia menjalani kuliah di Australia, problem muncul dengan Kebo (Herfiza Novianti), pacarnya, karena harus menjalani Long Distance Relationship (LDR) yang menyebabkan pengeluaran keuangan sangat besar, komunikasi yang terganggu, dan kehidupan kuliah yang semakin lama membuat mereka berbeda.
Problem lainnya seperti bagaimana Dika mengalami kesulitan dalam belajar, dan kemunculan Sally Dickson, dosen bule yang lebih mirip tentara wanita, menambah dilema si Kambing dalam menyelesaikan masalah LDR dan finance (dalam dua arti sebenarnya: kebutuhan finance-nya dan sekolah finance-nya).
Pertemuannya dengan seorang teman SD, Ine (Sarah Shaftiri), yang membaca blog Dika berjudul “Kambingjantan”, membuka pikirannya bahwa dia bisa saja jadi penulis komedi. Sedangkan, persahabatannya dengan Harianto (Edric Tjanra), anak Kediri yang juga LDR dengan pacarnya, menambah keyakinan Dika untuk terus menentukan: hidup seperti apa yang dia mau?
Karakter-karakter pendukung lainnya, seperti Mama Dika, adalah cerminan ibu yang berharap banyak pada anak sulungnya, “mama jaman sekarang” yang merasa sangat mengenal anaknya ternyata harus mengakui bahwa anaknya memiliki “kelebihan” lain. Papa Dika dan Adik-Adik Dika menjadi karakter-karakter yang memperkaya unsur komedi cerdas yang ada dalam film ini.
Beberapa catatan di film ini :
1. Unsur komedi.
unsur komedinya beda dengan komedi WARKOP DKI yang lebay dan sangat dibuat-buat. kiat ganti celana dalem yang dilakukan bapaknya Dika, cara dika menghentikan semua Subtitle dan para bule jadi berbahasa Indonesia, saat harianto kebawa Taxi. berbeda dari lawakan Indonesia biasanya. ada juga edgar yang suka boker waktu lagi rapat keluarga.
2. “KAMAR KHAYALAN”
wujud sebuah kamar dengan satu meja panjang, 2 telepon, dan jendela berlatar bulan. disinilah Dika berhubungan dengan Kebo saat melakukan LDR (Long Dick Reduction LONG DISTANCE RELATIONSHIP). jadi seolah-olah dengan melihat Bulan yang sama, mereka berada dalam satu kamar. begitu dekat. tapi telpon-telponan.
3. Conflict with KEBO
kebo digambarkan sebagai orang yang “CHINA ADDICT”, dan sedikit (atau kalo gw boleh bilang… SANGAT) Egois. saat Dika ketahuan HTS-an sama INE, Dika pun langsung ngebut ke Indonesia tanpa bilang siapa-siapa. dan kebo menyambut dengan ketus. bikin gw kesel. dan waktu ulang tahunnya, dia dengan egois memaksa dika dateng ke rumahnya padahal Dika lagi di Australia.
4. CONFLICT WITH HIS MOM
konflik dimulai saat nilainya jeblok. dia dimarahin habis-habisan.
disaat ending film, dia dan mamanya berada di “KAMAR KHAYALAN” dan Dika jujur kalo dia ga mau kuliah di Adelaide jurusan Finance.

Kamis, 03 Februari 2011

TUGAS BAHASA INDONESIA


A.  PENDAHULUAN
 
            Puji Syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, yang telah memberikan rahmatnya sehingga saya dapat menyelesaikan Tugas Laporan Wawancara yang diberikan oleh SMA Negeri 11 . Dan rasa terimakasih sebesar besarnya kepada pihak-pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan tugas ini. Tugas Laporan Wawancara ini adalah tugas yang bertujuan untuk menambah wawasan tentang pembudidayaan ikan lele. Dimana dalam kesempatan kali ini saya akan mewawancarai salah seorang pengusaha budi daya ikan lele.

B.  URAIAN HASIL WAWANCARA

             Pertama – tama marilah kita mengenal lebih jauh pengusaha yang akan kita wawancarai berikut ini. Nama pengusaha yang saya wawancarai ialah Rahmat Huda, dilahirkan di semarang pada tanggal 10 januari 1983 . Beliau merupakan salah satu pengusaha budi daya ikan lele yang cukup sukses di daerah gemah atau lebih tepatnya di jalan sendang selatan RT 4 RW 1 .
            Dalam menjalani hidup masa lalunya, anda tidak akan pernah menyangka bahwa dia  menjadi seorang penjahit yang hasilnya tidak menentu. Ya, dia merupakan lulusan SD di daerah tempat tinggalnya. Sedangkan untuk bangku SMP ia menghabiskan waktunya di smp Masehi,dan melanjutkan pendidikannya di SMK Dr cipto. Dalam perjuangan untuk mengembangkan hobinya mengembangbiakan ikan lele. Ia menabung sedikit demi sedikit dari hasilnya menjahit agar bisa memenuhi modal yang dibutuhkannya untuk mengembangbiakan lele.
             Ia Menikah dengan seorang wanita bernama Nur Hamidah ,ia bisa membuat hidup pak rahmat lebih baik, karena selalu memberikannya motivasi dan dorongan untuk mengembangkan hobinya mengembangbiakan ikan lele.


            Akhirnya, setelah dua tahun mengumpulkan uang dari hasil jerih payahnya sendiri ia mendapatkan uang sebesar 3 juta. Uang itu beliau gunakan untuk membangun 2 kolam yang berukuran sekitar 2 x 3 m . “ saya bersyukur kepada allah swt yang telah memberi rejeki untuk mengembangkan hobi ini “ ujar pak Rahmat. Dalam usahanya  Ia mengawinkan lele betina dan jantan sehingga menghasilkan telur-telur yang akan menetas sekitar            2-3  hari  .
Setelah kami bertanya mengapa pak rahmat lebih memilih usaha budi daya ikan lele yang dimulainya sejak 5 tahun lalu itu dibandingkan dengan menjahit. Ia memiliki alasan yang cukup menarik “disamping hal tersebut hobi saya, ikan lele juga termasuk  salah satu ikan konsumsi yang mungkin  lebih dibutuhkan masyarakat sehingga saya lebih memilihnya “ungkap pak rahmat. Tetapi ketika mengembangkan usahanya pak rahmat menemui beberapa masalah yang mungkin mengganggu pertumbuhun fisik ikan lelenya. Salah satunya ialah hadirnya ikan lele bongsor yang memakan lele lain dalam satu kolam. Yang dimaksud lele bongsor ialah ikan lele yang mengalami pertumbuhan lebih cepat dibanding lele lainnya. Untuk mengatasi masalah tersebut pak rahmat sering melakukan seleksi pada ikan lelenya.” Selain itu cuaca juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan lele, sinar matahari yang cukup bisa mempercepat pertumbuhannya” jelas pak rahmat ketika melengkapi jawabannya. Distribusi ikan lele milik pak rahmat hanyalah di sekitar semarang, karena di daerah lain sudah banyak orang yang melakukan usaha ini. Sehingga menurut beliau cukup di semarang saja.
   






C.  LAMPIRAN


 RANCANGAN PERSIAPAN WAWANCARA

Topik wawancara        :           Usaha pembudidayaan ikan lele
Tujuan                         :           Mengetahui cara narasumber mengembangbiakan ikan lele
Narasumber                :           Rahmat huda

Informasi yang diharapkan :
1.      Identitas narasumber
2.      Riwayat narasumber sehingga menjadi wirausahawan
3.      Hambatan-hambatan usaha dan upaya menyelesaikannya.
4.      Harapan narasumber terhadap usaha yang digelutinya

Pertanyaan-pertanyaan :
1.      Identitas narasumber
a)      Siapa nama lengkap bapak?
b)      Dimana dan kapanbapak dilahirkan ?
c)      Dimana bapak tinggal ?
d)      Siapa nama istri bapak?
e)      Bagaimana riwayat pendidikan bapak?

2.      Riwayat narasumber sehingga dapat mengembangkan usahanya mengembangbiakan ikan lele
a)      Sejak kapan bapak mengembangkan usaha ini?
b)      Apa pekerjaan bapak sebelum menggeluti usaha ini?
c)      Mengapa bapak memilih usaha yang sekarang?
d)      Berapa modal pertama bapak?
e)      Sampai saat ini kemana sajakah distribusi hasil budi daya bapak?

3.      Pendapatan
a)      Berapa pendapatan Anda perhari/perbulan?
b)      Pada saat apa Anda memperoleh keuntungan besar ?mengapa?
c)      Pada saat apa Anda memperoleh keuntungan sedikit?mengapa?


HOLA HOLO